Minggu, 24 Februari 2013

PERKELAHIAN OLEH PARA PEMUDA


Emosi, adalah penyebab dari kemarahan sesorang. Dalam kemarahan tersebut seseorang merasa ingin melampiaskan amarahnya dengan suatu tindakan yang tidak diinginkan. Dan penyebab pertikaian yang membuat konflik diantara lebih dari satu orang adalah kebencian, iri, dengki, dendam, pengadu dombaan dan pemfitnahan oleh salah satu sumber serta kecemburuan dan lain sebagainya.
Dan salah satunya yang kini marak terjadi di sekitar kalangan kita adalah tawuran oleh para pemuda, baik pelajar atau remaja lainnya. Perkelahian antarpelajar dan antarmahasiswa sekarang jauh lebih ganas dibanding yang terjadi masa silam. Apabila pelajar dan mahasiswa di era sebelumnya malah bangga menyelesaikan persoalan dengan perkelahian tangan kosong satu lawan satu, era sekarang justru berubah menjadi perkelahian massal. Beraninya main keroyok, saling serang secara ramai-ramai. Tidak hanya itu, sekarang perkelahian bukan lagi dengan tangan kosong, tetapi berbekal berbagai senjata tajam seperti clurit, golok, badik, pedang, gir sepeda, bahkan panah, dan air keras.
Mereka yang terlibat tawuran sudah tidak memikirkan apa-apa lagi selain apa yang harus dikerjakan saat perkelahian itu, yaitu mengandalkan ego per individu untuk menghabisi lawannya. Bisa jadi persoalan timbul dikarenakan kurangnya ruang publik dan kreasi untuk remaja.
            Sungguh memprihatinkan, dimana para calon pejuang bangsa Indonesia???
Yang jelas perlu adanya tindakan tegas untuk memberantas perkelahian yang marak terjadi di masyarakat, terutama di kalangan pelajar, pemuda pemudi bangsa Indonesia.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar